Showing posts with label bibit kelapa genjah. Show all posts
Showing posts with label bibit kelapa genjah. Show all posts

Wednesday, December 26, 2018

bibit kelapa wulung genjah

Menanam Bibit Kelapa Wulung Genjah



jual bibit kelapa hijau wulung
Kelapa Genjah, bibit kelapa wulung genjah


Tanaman kelapa wulung genjah merupakan aset yang bisa diandalkan untuk mendapatkan keuntungan perkebunan, kini tingkat produktifitasnya terus mengalami kenaikan potensi yang artinya hasilnya semakin membaik. 

Saat ini Indonesia dikenal memiliki luas perkebunan kelapa terbesar di dunia yakni 3,712 juta Ha, sebagian besar merupakan perkebunan rakyat (96,6%) sisanya milik negara (0,7%) dan swasta (2,7%). 

Dari potensi produksi sebesar 15 milyar butir pertahun hanya dimanfaatkan sebesar 7,5 milyar butir pertahun atau sekitar 50% dari potensi produksi. Masih banyak potensi kelapa yang belum dimanfaatkan karena berbagai kendala terutama teknologi, permodalan, dan daya serap pasar yang belum merata.

Bertolak dari kenyataan luasnya potensi pengembangan produk, kemajuan ekonomi perkelapaan ditingkat makro (daya saing di pasar global) maupun mikro (pendapatan petani, nilai tambah dalam negeri dan substitusi impor), maka kegiatan pengembangan kelapa merupakan tuntutan kebutuhan. Misalnya dengan pengembangan teknologi untuk perbanyakan dan perbaikan varietas kelapa seperti tissue culture.

Sebenarnya saya sudah sejak lama ingin belajar tentang  tissue culture technology / Kultur Jaringan. Tetapi baru berkesempatan sekarang menyaksikan langsung bagaimana embrio diambil dari buah kelapa kopyor yang baru saja dipetik (sblm 4 hr). Kemudian embrio dtumbuhkan pd medium di Laboratorium (in vitro), lalu pupus hingga mencapai aklimatisasi. 


Kelapa genjah kopyor 


Saat ini harga bibit sebutir kelapa kopyor mencapai 4-5X harga kelapa biasa. Kebutuhan bibit kelapa kopyor ke depan akan terpenuhi dg cara ini. Bahkan dalam perkembangan lebih lanjut saya menjumpai beberapa varietas kelapa unggul yang telah berhasil dikembangkan oleh masyarakat/petani sehingga dengan caranya mereka juga dapat meningkatkan penghasilannya dan mengurangi resiko dalam usahanya. Seperti halnya jenis Kelapa ENTOK yang merupakan jenis kelapa dalam umur genjah dan pohonya pendek. 

Adapun karakteristik dan kelebihan kelapa genjah entok ini antara lain : Umur mulai keluar bunga 3,5 - 4 tahun karena Kelapa Genjah, Umur Hidup antara 50 - 75 tahun karena Kelapa Dalam. Oleh karena itu sebutannya adalah Kelapa Genjah Dalam, karena waktu panen pendek maka buahnya dapat dipanen dengan mudah. 

Walhasil, paling enak dipanen NIRA-nya bukan buahnya (panen pada 11-12 bulan). Hasilnya bisa harian, sementara kalau kelapa nunggu lama. Bila kelapanya sudah tinggi maka yg dipanen BUAH kelapanya. Nah, saran saya dari janjang yang ada diselang seling dipanen nira dan kelapanya (Metode Gardjito).TIPS Sejahtera Dengan kelapa

Hasil buah bisa DEGAN kelapa wulung (6-7 bulan) atau aneka olahan kelapa (11 - 12 bulan). Berdasarkan pengalaman Petani kelapa entog di Desa Banjarsari yang dibudidayakan dgn sistem organik maka kelapa mulai berbunga 3,5-4 tahun setelah tanam. Setiap 15-30 hari akan muncul bunga baru. 

Petani memilih membuat gula kelapa (memanen nira) dari pada menjual buah atau minyak. Dengan memproduksi gula, petani memperoleh penghasilan setiap hari dan sudah dapat langsung produksi (3,5-4 tahun setelah tanam). Mari sejahtera dengan kelapa, bukankah dulu nusantara ini tersohor sebagai negeri nyiur melambai. 

Untuk mendapatkan bibit kelapa hijau wulung genjah yang berkualitas, atau jenis-jenis kelapa seperti: kelapa wulung, kelapa kopyor, kelapa pandan wangi dll, kami menyediakan yang terbaik untuk Anda. Silahkan kunjungi site "Kelapa Wulung Jogja" atau langsung ke WA/HP 0857-4775-7565. 

Selamat berkebun kelapa!

by bibit kelapa wulung jogja

Tuesday, December 25, 2018

Bibit Kelapa Wulung Genjah

Bibit Kelapa Wulung Genjah


bibit kelapa wulung genjah jogja
Bibit kelapa wulung Genjah


Di Indonesia terdapat dua jenis varietas kelapa yaitu kelapa wulung genjah (Dwarf coconut) dan kelapa wulung Dalam (Tall coconut). Selain kedua varietas tersebut, dikenal juga kelapa wulung hibrida yang merupakan hasil persilangan kedua varietas ini

Dikutip dari laman kelapa muda, buah kelapa berbentuk bulat pada beberapa sisinya agak menyudut, berukuran kira-kira sebesar kepala manusia. Warna buah kelapa ada yang hijau dan ada yang kuning tergantung varietasnya. Daging buah kelapa terbungkus kulit bagian luar berupa serabut yang tebal dan bagian dalam berupa kayu keras atau tempurung.

Tempurung kelapa wulung membungkus daging buah berwarna putih bersih dan air buah. Air yang terdapat dalam buah kelapa muda wulung berwarna bening sedikit putih, rasanya agak asin tidak segar. Pada awalnya air kelapa kebanyakan hanya digunakan untuk membuat kecap dan gula kelapa. Seiring dengan berjalannya waktu ternyata air kelapa dapat dijadikan menjadi makanan ringan yang disebut nata de coco.

Selain itu, kelebihan lain kelapa adalah minyaknya dapat didayagunakan sebagai sumber bioethanol dan biodiesel. Daun dan buah kelapa (nyuh = kelapa dalam Bahasa Bali), digunakan sebagai sarana upacara atau peribadatan bagi umat beragama Hindu.

Seiring banyaknya penggunaan lahan disuatu pulau untuk dijadikan bangunan penginapan ‘homestay’ sebagai penunjang aktifitas pariwisata, lambat laun keberadaan pohon kelapa semakin lama semakin berkurang bahkan bisa dikatakan mulai terancam.

Pohon kelapa Wulung Genjah di Kepulaan Seribu


Seperti yang terjadi pada masyarakat di salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Berdasarkan hasil pengamatan, sudah lama masyarakat asli pulau tersebut memperoleh buah kelapa dengan cara harus menyeberang ke darat dan membeli buah kelapa tersebut di pasar-pasar tradisional.

Tentu fenomena ini sangat miris, dimana seharusnya suatu pulau menjadi komoditi atau penghasil langsung dari buah kelapa. Ancaman berkurangnya pohon kelapa nyatanya bukanlah sebuah isu belaka. Pada tahun 2014, beberapa media berita nasional memberitakan terjadi ancaman kepunahan pohon kelapa jenis kelapa Tengatuel asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Banyaknya penebangan pohon kelapa jenis ini menjadi salah satu faktor pendukung kepunahan. Nah, salah satu penolong untuk menanam kelapa yang cepat tumbuh dan cepat berbuah adalah kelapa wulung jenis pendek ukuran sekitar 2 meter sudah berbuah. Usia berbuah yang cukup cepat, yaitu sekitar 4-5 tahun ini cocok untuk ditanam menggantikan kelapa yang tinggi dan lama berbuahnya.

Kami menyediakan bibit kelapa genjah (kelapa pendek) dengan kualitas unggul dan mudah untuk ditanam. selain itu, ada juga bibit kelapa wulung genjah, kelapa unik dengan khasiat sebagai obat. JIka Anda tertarik untuk menanam kelapa wulung genjah, silahkan pantau link "kelapa wulung jogja" atau via WA/HP: 0857-4775-7565.


posted by, kelapa wulung jogja